5 Humor Lucu Terbaru Tentang Lingkungan Sekitar Anda

5 Humor Lucu Terbaru Tentang Lingkungan Sekitar Anda

5 Humor Lucu Terbaru Tentang Lingkungan Sekitar Anda

Humor bisa membawa dampak siapa saja terhibur. Humor adalah semacam obat rehat di pada seabrek beban anggapan yang memberatkan. Humor bisa disajikan melalui apa saja, keliru satunya melalui cerita. Saat anda tengah berkumpul bareng teman-teman, mungkin hal yang paling enak adalah saling sharing cerita. Salah satu cerita yang sering diomongin adalah cerita pendek lucu.
Pasang Bola
Dengan cerita pendek lucu anda bisa membawa dampak kondisi berkumpul jadi malah menggembirakan bahkan tiap-tiap cerita selamanya dipenuhi oleh canda tawa. Ini bisa jadi keliru satu alasan pertemanan jadi makin baik dan dekat.

Bagi anda yang pintar mengarang cerita pendek lucu, mungkin dapat makin leluasa mengeluarkan bermacam cerita pendek lucu yang membawa dampak siapa saja mendengarnya jadi tertawa. Namun, bagi mereka yang tidak pintar sama sekali untuk bercerita, mungkin mengarang atau membawa dampak cerita pendek lucu jadi suatu hal yang sulit.

Nah, bagi anda yang ingin mendengar atau melacak bahan cerita pendek lucu. Berikut Liputan6.com rangkum cerita pendek lucu yang bisa bikin anda ketawa terbahak-bahak, Selasa (12/3/2019).

1. Becak dilarang masuk
Cerita pendek lucu yang pertama adalah berkenaan becak dilarang masuk.

Ada seorang tukang becak asal Madura yang kepergok seorang polisi saat memasuki kawasan “Becak dilarang masuk”.

Tukang becak itu nyelonong, dan polisi pun berkunjung menyemprit.

“Apa anda tidak melihat gambar itu? Becak tak boleh masuk jalur ini,” kata polisi itu membentak.

“Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong tidak ada orangnya. Becak saya kan ada orangnya, artinya boleh masuk,” jawab si tukang becak.

“Bodoh, apa anda tidak bisa baca? Di bawah gambar itu kan ada tulisan becak dilarang masuk!” bentak Pak polisi lagi.

“Tidak pak, saya tidak bisa baca. Kalau saya bisa baca ya saya tentu jadi polisi layaknya sampeyan, bukan jadi tukang becak begini,” jawab si tukang becak cengengesan.

2. Santri dikejar harimau
Cerita pendek lucu yang ke-2 adalah berkenaan santri dikejar harimau.

Ada seorang santri yang dikejar-kejar oleh harimau. Setelah kelelahan dan tak bisa lari lagi, dia akhirnya pasrah kepada tuhan. Lalu memejamkan mata sambil berdoa. Setelah lebih dari satu saat, dia heran kok belum dimakan.

Santri itu membuka matanya. Ternyata si harimau ada di sebelahnya tengah berdoa juga.

Santri: (Dengan senang) “Hai rupanya anda turut berdoa ya?”

Harimau: “Iya, doa sebelum akan makan” kata si harimau santai.

3. Anak SD sudi ke surga
Cerita pendek lucu yang ketiga adalah berkenaan anak SD yang sudi ke surga.

Suatu ketika, sejumlah murid keliru satu kelas di SD tengah meniti pelajaran agama. Dengan penuh semangat, seorang guru bernama Udin tengah memberikan pelajaran yang membahas berkenaan surga. Usai memberikan penjelasan berkenaan surga, sang guru lantas memberikan pertanyaan kepada seluruh muridnya. Berikut percakapannya:

“anak-anak, siapa yang sudi masuk surga?” bertanya Udin.

“Saya pak, saya,” teriak seluruh murid.

Dari seluruh anak yang mengajukan diri, rupanya ada satu murid bernama Ucok tidak turut berteriak. Hal itu membawa dampak sang guru kembali bertanya.

“Yang sudi masuk surga menunjukkan tangannya,” bertanya Udin lagi.

“Sayaa,” teriak para murid berlomba-lomba mengangkat tangannya.

Lagi-lagi, Ucok selamanya diam tak bergeming. Demi memacu dorongan muridnya, dia pun kembali bertanya.

“Yang sudi masuk surga ayo berdiri.”

Mendengar itu, seluruh murid berdiri, kalau Ucok yang selamanya diam dan malah disibukkan bersama dengan bukunya sendiri.

Merasa ada murid yang tak bersemangat, Udin pun menghampiri Ucok dan bertanya, “Cok, anda sudi masuk surga enggak?”

“Mau dong pak!” jawab Ucok.

“Terus kenapa anda enggak berdiri?” lanjur Udin penasaran.

“Lha, memangnya sudi berangkat sekarang pak?”

4. Kampanye caleg di suku pedalaman
Cerita pendek lucu yang keempat adalah kampanye caleg di suku pedalaman.

Sudah jadi rahasia umum tiap-tiap kampanye calon legislatif atau caleg selamanya banyak umbar janji. Mau bikin ini-itu, sudi kasih anu itu. Tapi seringnya janji kesusahan terealisasi agar banyak membawa dampak masyarakat kecewa. Seperti cerita kampanye caleg di suku pedalaman ini.

Sang kepala suku diminta menghimpun warga di lapangan pinggir hutan. Sang caleg pun merasa berpidato di depan para bagian suku yang belum memakai pakaian itu.

“Saudara-saudara sekalian. Kalau saya terpilih, saya dapat memberi anda seluruh baju bagus. anda tidak dapat telanjang dada lagi!” teriak si caleg.

Anggota suku terlihat tertawa. “Bora..Bora,” teriak mereka.

Melihat antusias penonton dan teriakan ‘bora’ yang layaknya isyarat dukungan, si caleg makin bersemangat. “Saya dapat membangun gedung sekolah dan rumah sakit di sini!”

Anggota suku makin riuh bertepuk tangan dan bersorak. “Bora..bora..boraaa!”

“Hidup rakyat! Saya janji tidak dapat ada pas kalian membutuhkan!” teriak si caleg.

Maka teriakan keras makin terdengar. “Boraaa…boraa..boraaaa!”

Si caleg merasa senang. Dia turun dari panggung sambil tak henti-henti tersenyum dan melambaikan tangan. Tak tahu dia lewat kandang kerbau dan menginjak kotoran kerbau.

Si kepala suku geleng-geleng. “Kamu tidak hati-hati. Coba melihat sepatu anda itu, kena bora kerbau,” kata si kepala suku.

5. Istri hajar suami hingga babak belur
Cerita pendek lucu yang kelima adalah istri hajar suami hingga babak belur

Bedu seorang polisi tadi pagi menginterogasi seorang wanita yang jadi tersangka KDRT (kekerasan didalam rumah tangga) kepada suaminya. Si suami babak belur sampi bibirnya nyonyor dipukulin si istri.

Begini hasil wawancara singkat si Bedu:

Bedu: “Apakah yang dikatakan suami kepada anda pagi itu?”

Wanita tersangka: “Dia mengatakan, ‘Sekarang udah jam berapa, Diana?'”

Bedu: “Lalu mengapa anda jadi marah dan memukul suami anda cuma gara-gara pertanyaan layaknya itu?”

Tersangka: “Karena nama saya adalah Susan.”

Bedu: Uppsss… banting kembali suaminya buk, banting!

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *