Kumpulan Cerita Pendek yang Lucu Pakek Banget

Kumpulan Cerita Pendek yang Lucu Pakek Banget

Kumpulan Cerita Pendek yang Lucu Pakek Banget

Obat kesepian, galau, gelisah, dan merana bisa menjatuhkan pilihan terhadap cerita pendek lucu. Cerita pendek tidak akan membawa dampak anggapan berat karena tak sekedar ringkas, isinya terhitung fiktif.
Bandar Taruhan
Apalagi jika membaca yang versi lucu dan gokil, tentu buat perasaan dan anggapan jadi lebih tenang atau kembali stabil. Hormon endorfin yang dilepaskan saat tertawa membaca cerita pendek lucu, akan membawa dampak daya positif menjalar ke seluruh tubuh.

Jadi, menunggu apalagi? Simak aneka cerita pendek lucu yang akan menghibur dan membuatmu tertawa terlepas ini. Bersiaplah jadi lebih stimulus dari umumnya dan punya tubuh yang lebih sehat karenanya.

Berikut Liputan6.com ulas 12 cerita pendek lucu yang gokil dari beraneka sumber, Senin (11/1/2021).

Anak SD Mau ke Surga

Suatu ketika, sejumlah murid keliru satu kelas di SD sedang merintis pelajaran agama. Dengan penuh semangat, seorang guru bernama Udin sedang memberi tambahan pelajaran yang membahas mengenai surga. Usai memberi tambahan penjelasan mengenai surga, sang guru sesudah itu memberi tambahan pertanyaan kepada seluruh muridnya. Berikut percakapannya:

“anak-anak, siapa yang sudi masuk surga?” tanya Udin.

“Saya pak, saya,” teriak seluruh murid.

Dari seluruh anak yang mengajukan diri, rupanya tersedia satu murid bernama Ucok tidak ikut berteriak. Hal itu membawa dampak sang guru kembali bertanya.

“Yang sudi masuk surga menunjukkan tangannya,” tanya Udin lagi.

“Sayaa,” teriak para murid berlomba-lomba mengangkat tangannya.

Lagi-lagi, Ucok senantiasa diam tak bergeming. Demi memacu stimulus muridnya, dia pun kembali bertanya.

“Yang sudi masuk surga ayo berdiri.”

Mendengar itu, seluruh murid berdiri, jika Ucok yang senantiasa diam dan tambah disibukkan bersama bukunya sendiri.

Merasa tersedia murid yang tak bersemangat, Udin pun menghampiri Ucok dan bertanya, “Cok, kamu sudi masuk surga enggak?”

“Mau dong pak!” jawab Ucok.

“Terus kenapa kamu enggak berdiri?” lanjur Udin penasaran.

“Lha, memangnya sudi berangkat saat ini pak?”

Tarawih

Idin : “Mau kemana kamu, Din?”

Udin : “Tarawih lah biar bisa pahala, emang elu.”

Idin : “Alah bilang aja lu sudi nyolong sandal.”

Udin : “Kalau ngomong mulutnya dijaga yah, untung bulan Ramadhan. Kalau nggak, udah gua gambar lu din.”

Idin : “Ya maaf, Din. Lah terus kenapa itu sandal nggak lu memanfaatkan tetapi tambah ditenteng?”

Udin : “Ya ini sudi gua tuker soalnya yang kemarin kekecilan. Hehehe.”

Iidn : “Wooo dasar lu Din Din!”

Tidak Gosok Gigi

Bimo merupakan anak kelas satu Sekolah Dasar. Selain mendapat peringkat pertama di kelasnya, Bimo terhitung memadai tampan. Meski begitu, Bimo punya satu normalitas jelek yang hanya diketahui teman-teman sekelasnya. Kebiasaan itu adalah Bimo sering tak menggosok gigi.

Suatu hari saat ibu wali kelas Bimo sedang mengajar di kelasnya.

Ibu guru: (Berhenti mengajar sejenak) “Bimo, tadi pagi tidak gosok gigi ya?”

Alangkah kagetnya si Bimo. Dia berpikir siapa dari teman-temannya yang mengadu terhadap ibu wali kelasnya itu mengenai kebiasaannya.

Bimo: “Kok ibu guru bisa tahu?”

Ibu guru: (Tersenyum) “Coba lihat, tersedia sisa sayur di gigimu.”

Bimo: (Berteriak bersama riang) “Kalau begitu, ibu salah. Tadi pagi aku sarapan nasi goreng memanfaatkan telur dadar. Terakhir aku makan sayur tiga hari yang lalu.”

Cerita dari Manado

Sari: (ketakutan) “Mak, mana Bapak?”

Ibu: “Ke luar kota, kenapa kau?”

Sari: (dengan suara pelan) “Maaf ya, Mak. Kayaknya aku hamil, deh.”

Ibu: (kaget). “Apa? Apa kau bilang!”

Sari: (gemetaran). “Aku hamil, Mak.”

Ibu: (marah-marah sambil geleng-geleng kepala) “Hamil!”

Sari: “Iya, hamil!!”

Ibu : “Aaaahh, nggak mungkin! Kau bercanda sajalah! Pergi kau istirahat.”

Sari: “Tapi akhir-akhir ini, aku sering muntah-muntah, Mak.”

Ibu: (rada cuek) “Aaaahh. Palingan hanya masuk angin aja kamu tuh. Pigi kau membeli minyak angin sana. Nanti terhitung sembuh.”

Sari: (tersedu-sedu) “Hikss, hikss. Tapi kenapa pula saat ini aku puas makan yang asem-asem ya, Mak?”

Ibu: (dengan kesal sambil teriak) “Berhentilah kau mengkhayal SARIPUDIN! Mamak tempeleng kau nanti ya! lelaki mana pula bisa hamil dan melahirkan!”

Tukang Becak dan Kuntilanak

Pada suatu malam yang memadai dingin, seorang tukang becak sedang jengkel karena tidak bisa penumpang dari siang hari. Akhirnya, si tukang becak memastikan untuk pulang saja.

Dalam perjalannya menuju ke rumah, tiba-tiba nampak seorang wanita berambut panjang memanggilnya. “Wah, penumpang nih,” pikir si tukang becak.

Akhirnya wanita itu naik.

Tukang becak: Mau kemana, Mbak?

“Jalan aja pak, nanti aku beritahu,” jawab wanita itu datar.

Ketika hingga di dekat kuburan, Tiba-tiba sang wanita menyuruh becak berhenti. “Stop, bang,” katanya.

Pada saat si wanita turun, tukang becak melihat ternyata kaki wanita berambut panjang itu tidak menapak ke tanah agar membawa dampak si tukang becak berbicara sambil mengigil : “Aaaa tidaaa Kuntilanaaaakkk..!”

Dengan spontan wanita itu melirik sinis ke arah si tukang becak : “Biarin…daripada lu tukang becak! eetddaahhhh!”

Kisah Brewok Bapak

Selama lebih dari satu th. terakhir ini Pak Iwan melepaskan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan cambang yang lebat. Pada suatu hari, seluruh itu dicukurnya habis.

Sepulangnya dari tukang pangkas, dia melihat puteranya sedang bermain di depan rumah. Dia idamkan tahu, apakah putranya masih mengenalnya didalam keadaan klimis seperti itu. Karena itu, dia bertanya terhadap puteranya, di mana tempat tinggal Pak Iwan.

Dengan ketakutan, anaknya berlari masuk ke didalam rumah, “Bu, Bapak udah mencukur brewoknya, dan kini jadi lupa di mana tempat tinggal kita!”

Takut Didenda

Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya untuk naik helikopter. Awalnya si bapak tidak sepakat karena wajib bayar, tetapi karena sayang bersama anaknya, ia pun setuju.

Setelah hingga di area heli, si pilot bilang, “Naik bayar 100 dolar, jika Anda berbicara di atas nanti didenda 500 dolar, tetapi jika Anda tidak berbicara sepatah katapun, akan aku kasih 1000 dolar.”

Setelah sepakat bersama perjanjian tersebut, helikopter diterbangkan pilot bersama langkah manuver dan jungkir balik di atas. Setelah mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi, “Wah Anda hebat, tidak berbicara sepatah kata pun.”

Si bapak bilang, “sebenarnya aku sudi berbicara tadi, tetapi takut didenda.”

“Memang Anda sudi bilang apa?” tanya si pilot.

“Anak aku jatuh,” jawab si Bapak.

Cerita Ramalan untuk Katak

Seekor katak pergi menemui seorang peramal untuk memahami apakah dia untung didalam urusan asmara atau tidak. Peramal itu sesudah itu membaca telapak tangan si katak dan berkata, “Aku membawa kabar baik dan kabar buruk. Mau dengar yang mana dulu?”

Si katak idamkan mendengat kabar baiknya lebih-lebih dulu.

Peramal pun berkata, “Kamu akan bertemu seorang gadis cantik. Dia akan tertarik padamu dan idamkan memahami segala suatu hal mengenai dirimu. Dia idamkan kamu terbuka padanya dan memberi tambahan hatimu padanya.”

Kunjungi Juga : Cerita Lucu Terbaru

“Wah, itu hebat!” kata si katak. “Tapi, apa kabar buruknya?” tanya katak.

Peramal pun menjawab, “Kamu akan bertemu dengannya di kelas biologi.”

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *